Aku Bingung dengan keadaanku
Disatu sisi aku adalah kepala keluarga
Disisi lain aku anak yang harus berbakti kepada orang tua
Yang mengasuhku sedari buaian hingga dewasa
Ayah ibuku sudah tidak bekerja
Istri dan caln anakku menanti juga
Hasil jerih payahku sebagai wujud tanggung jawab
Atas segala konsekuensi aku mempersuntingnya
Aku berusaha bekerja semampu dan sekuat tenaga.
Membanting tulang untuk kebutuhan keluarga
Menjadi Tukang kebun, petugas lep komputer
Pedagang asongan, jualan keripik, menjadi guru les,
Bahkan menjadi Admin pada lembaga kesehatan, biro perjalanan dan hiburan
Itu semua aku lakukan.
Bekerja free line mengerjakan tugas-tugas maupun acara dakwah aku dokumentasikan
Semua berusaha aku jalani dengan Ikhlas
Namun, Tuhan masih merahasiakan keberhasilan
karna godaan selalu datang menghadang
Rasa tidak senang yang dimiliki orang ikut juga menghancurkan
Harapan yang selama ini aku tanam.
Penghasilan besar yang menggiurkan, membuat akupun juga di tendang
penghasilan kecil yang nyaman, membuat kerjaku tak tenang
Gaji kadang dihutang, bahkan tak terbayarkan
hingga lebih dari 4 bulan
Istri dan mertuaku menanyakan, hasil apa yang aku dapatkan
sekantong uang dengan lembaran merah atau hanya tangan kosong belaka
Akupun tak dapat membohonginya, karna aku takut akan dosa
Akupun memberanikan diri menjawabnya dengan segala konsekuensi yang ada
Bapak, ibu dan istriku tercinta, tak sesenpun uang yang aku bawa
Maafkan aku akan ini semua, karna tuhan masih belum memberikannya.
Semoga kelak ada Rizki dan Ridhonya
Kelimpahan Rizki untuk anak cucu kita
Menjadi orang kaya yang selalu dekat dengan Orang Miskin
Yang tak melupakan Rumah-Mu di makkah yaa Allah
Istri dan anak yang selalu bersyukur atas rizki dari-Mu
Yaa Allah mudahkanlah kerja halal hamba-Mu
Slamet bin Munadji anak kalilanang kecamatan ringinrejo kediri ini
Dalam menghadapi cobaan dan hinaan
Karna hanya kepada-Mu semua aku pasrahkan
Kediri, 27 Juni 2015
TTD
S L A M E T
No comments:
Post a Comment